Aruma Politeia – Seratus dua puluh tiga siswa MTsN 1 Kota Pariaman muntah dan pusing setelah menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis yang seharusnya menyehatkan mereka. Dapur penyedianya dihentikan sementara. Sampel dikirim ke laboratorium. Sepekan lagi hasilnya keluar, dan Pariaman akan menunggu seperti Karo, Toraja, Pati, dan Lombok Tengah sebelum mereka sebuah jawaban yang, kalaupun datang, tak pernah menjelaskan siapa yang harus membayar akibatnya. Program Makan Bergizi Gratis dijanjikan sebagai pengisi perut anak bangsa. Namun, yang…
Anda telah mencapai batas membaca gratis. Dukung ruang kebersihan berpikir dan dapatkan akses penuh ke seluruh artikel analitis kami dengan berlangganan di sini. Sudah punya akun? Silakan masuk.
