arumapoliteia – Kenakalan remaja tidak lagi menjadi persoalan eksklusif kawasan perkotaan. Derasnya arus konten media sosial tanpa filter kini merangsek masuk ke ruang privat remaja di pelosok daerah, termasuk Kabupaten Sijunjung, membentuk perilaku menyimpang mulai dari perundungan hingga konsumsi rokok pada usia dini. Di tengah kekosongan materi antisipasi kenakalan remaja dalam kurikulum formal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang bertugas di Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII, mengambil inisiatif menggelar psikoedukasi di SMPN…
Anda telah mencapai batas membaca gratis. Dukung ruang kebersihan berpikir dan dapatkan akses penuh ke seluruh artikel analitis kami dengan berlangganan di sini. Sudah punya akun? Silakan masuk.
