arumaoutput – Rabu malam, 15 Juli 2026, di Kompleks Istana, Presiden Prabowo Subianto duduk membahas alokasi uang rakyat untuk anggaran makan siang anak sekolah sampai ke angka terkecilnya. Ia meminta BGN mengecek ulang apakah anggaran Rp13.000 sampai Rp15.000 per porsi itu masih cukup, apakah nilainya perlu dibedakan antara Jawa dan wilayah timur, dan siapa yang sebenarnya masih berhak menerima. Data penerima manfaat, katanya, harus diperbaiki dulu sampai ke titik dapur. Jangan terburu-buru. Presiden bahkan menunjuk Menteri Koordinator…
Anda telah mencapai batas membaca gratis. Dukung ruang kebersihan berpikir dan dapatkan akses penuh ke seluruh artikel analitis kami dengan berlangganan di sini. Sudah punya akun? Silakan masuk.
