Padang, 13 Juni 2026 – Persatuan Mahasiswa Rantau Batuah Sumatera Barat (PEMRAB SUMBAR) sukses melaksanakan Musyawarah Anggota pada 12 Juni 2026. Agenda ini menjadi momentum penting dalam menentukan kepemimpinan organisasi periode 2026–2027. Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan demokratis, dihadiri anggota, pengurus, serta Badan Pengawas Himpunan.
Dalam penjaringan calon Ketua Umum, forum mengusulkan sembilan nama kandidat yang dinilai memiliki kapasitas dan komitmen. Setelah musyawarah dan penyampaian kesediaan, delapan calon menyatakan tidak bersedia maju, sementara Fika Juwita menyatakan bersedia mengemban amanah tersebut.
Melihat kondisi itu, seluruh peserta musyawarah secara bulat memberikan dukungan kepada Fika Juwita. Dengan tidak adanya calon lain yang bersedia, forum menetapkan Fika Juwita sebagai Ketua Umum PEMRAB SUMBAR periode 2026–2027 secara aklamasi.
Keputusan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor 001/SK/PEMRABSUMBAR/VI/2026 tentang Penetapan Pengurus Persatuan Mahasiswa Rantau Batuah Sumbar Periode 2026–2027. Penetapan tersebut menjadi awal estafet kepemimpinan baru untuk menjalankan program-program organisasi ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih Fika Juwita menyampaikan syukur dan terima kasih atas kepercayaan seluruh anggota. Ia menegaskan amanah ini bukan tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama keluarga besar PEMRAB SUMBAR.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kepemimpinan ini bukan tentang satu orang, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama membangun organisasi yang lebih baik, menjaga kekompakan, dan memberi manfaat bagi mahasiswa rantau serta daerah kita,” ujar Fika Juwita.
Struktur Pengawas BPH PEMRAB SUMBAR Periode 2026–2027
Selain menetapkan Ketua Umum, musyawarah juga mengukuhkan Badan Pengawas Himpunan (BPH) periode 2026–2027:
1. Januandra – Pengawas Komisi I
2. Yolanda Agurmantara – Pengawas Komisi II
3. Diko Okta Siswandra – Pengawas Komisi III
Ketiganya diharapkan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif, menjaga organisasi sesuai aturan, serta memastikan program kerja terlaksana dengan baik dan bertanggung jawab.
Dengan berakhirnya musyawarah dan ditetapkannya kepengurusan baru, seluruh anggota PEMRAB SUMBAR berharap organisasi semakin solid dan progresif. PEMRAB SUMBAR diharapkan menjadi wadah yang mempererat persaudaraan mahasiswa rantau asal Mukomuko di Sumatera Barat.
Musyawarah ini tidak hanya melahirkan pemimpin baru, tetapi juga menegaskan komitmen bersama menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan melanjutkan pengabdian untuk organisasi serta daerah.
